Diantara sebab musabab cara mengenali karakter seseorang calon menantu, baik itu dengan bicara langsung, dengan memperhatikan gerak-geriknya, dengan bermuamalah, dengan melihat keluarganya, atau dengan safar dan lain-lainnya, maka apakah nilai suatu bidang tertentu dapat digunakan sebagai parameter untuk mencari menantu?
syahadah HSI valid buat acuan awal tauhid
*Bisa, tapi bukan jaminan utama* 😊
*Syahadah HSI itu apa dulu:*
HSI = Halqah Silsilah Ilmiyah. Ini program belajar agama online gratis dari tim ustadz, materinya aqidah, fiqih, adab, dll. Syahadah-nya keluar kalau sudah lulus ujian per semester/tahun.
*Terus bisa dipakai “cari menantu” nggak?*
1. *Bisa jadi salah satu pertimbangan*
Banyak orang tua yang memang memasukkan “lulusan HSI” ke kriteria karena dianggap:
– Punya dasar aqidah & manhaj yang jelas
– Rajin menuntut ilmu
– Punya komitmen belajar agama
Jadi pas taaruf, syahadah HSI sering dilampirkan di biodata.
2. *Tapi bukan satu-satunya validasi*
Cari menantu kan lihatnya paket lengkap: akhlak, tanggung jawab, kerja, cara ibadah sehari-hari, cara ke orang tua, dll.
Syahadah itu bukti pernah belajar & lulus ujian. Soal pengamalan di rumah tangga, tetap harus dilihat langsung.
*Kesimpulannya:*
Boleh banget dipakai sebagai “nilai plus” di biodata taaruf. Banyak komunitas taaruf juga nanya “ikut HSI nggak?” karena jadi bahasa yang sama.
Tapi jangan jadi patokan satu-satunya ya. Nabi aja ngajarin lihat agama + akhlaknya. Syahadah cuma bukti belajarnya, bukan garansi akhlaknya.
Kamu lagi bantu cariin untuk anak, atau buat diri sendiri?